• Selasa, 6 Desember 2022

Kebumen Kurang Guru. Bukan Tambah, Tapi Bupati Arif Sugiyanto Pilih Langkah Ektrim Berupa Penggabungan

- Minggu, 11 September 2022 | 11:00 WIB
Kurang guru bukan tambah, tapi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto pilih penghentian proses belajar mengajar 23 SD  (Laman Pemkab Kebumen)
Kurang guru bukan tambah, tapi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto pilih penghentian proses belajar mengajar 23 SD (Laman Pemkab Kebumen)

Teropong Jateng, Kebumen - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto ambil langkah tegas efisiensi anggaran bidang pendidikan sekolah Dasar (SD) dan penyelesaian permasalahan kekurangan guru.

Kebijakan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, atasi kekurangan guru mulai diberlakukan awal tahun Pelajaran 2022/2023.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto telah menandatangani Keputusan Bupati Kebumen tentang kebijakan penyelesaian permasalahan kekurangan guru dan efisiensi anggaran bidang pendidikan.

Baca Juga: 3 Tempat Wisata Pantai Kebumen, Jawa Tengah. Menawarkan Keindahan Debur Ombak di Batu Karang Pantai Selatan

Terobosan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bidang efisiensi anggaran yakni dengan melakukan penghentian kegiatan belajar mengajar di sejumlah SD Negeri.

Kebijakan penggabungan sekolah dasar diberlakukan secara besar besaran oleh Bupati di tahun ajaran baru 2022/2023.

Dimana, di 23 SD yang berdekatan dan memiliki siswa sedikit Pemkab Kebumen ambil langkah ektrim dengan melakukan penggabungan sekolah di 11 Kecamatan menjadi 11 SD.

Penghentian proses belajar mengajar di Kebumen, diambil untuk meminimalisir kekurangan pendidik dan tenaga kependidikan di SD, utamanya kekurangan guru dan Kepala Sekolah Definitif.

Baca Juga: Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Menyayangkan Masih Ada Pungutan ke Wali Murid Sejumlah Sekolah Negeri

Halaman:

Editor: Wahyu Prabowo

Sumber: Kebumenkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X